GANGGUAN KEJIWAAN

 

 BAB III MENGAPA DEPRESI BISA TERJADI??

 Sabtu, 12 Desember 2020 
 

 

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Terimakasih telah meuangkan waktunya untuk menengok blog saya hehe. Disini kita akan membahas mengenai “Mengapa sih depresi bisa terjadi pada seseorang?” Nah, sebelumnya kita harus mengenal apa itu depresi?

Depresi sendiri merupakan suatu keadaan dimana klien mengalami gangguan pada alam persaan atau emosi yang disertai komponen psikologik, seperti halnya rasa susah, sedih, murung, putus asa, dan tidak bahagia, serta dapat juga mengalami tidak nafsu makan, sulit buang air besar, kulit terasa dingin, tekanan darah dan denyut nadi menurun. Depresi sendiri merupakan suatu bentuk gangguan jiwa pada alam perasaan (Teddy Hidayat,2008).

Depresi juga dapat diartikan dengan gangguan pada alam perasaan yang amat berat dan dapat dimanifestasikan dengan gangguan fungsi sosial dan fungsi fisik yang hebat, lama dan menetap pada individu yang bersangkutan. Depresi sendiri merupakan reaksi yang normal bila berlangsung dalam jangka waktu pendek dengan faktor penyebab yang jelas. Depresi juga merupakan gejalah psikotik bila keluhan yang bersangkutan tidak sesuai lagi denga realitas, tidak dapat menilai realitas dan tidak dapat dimengerti oleh orang lain (Iyus Yosep,2009).

Hakikatnya awal mula masalah depresi terpicu karena saat mengatasi masalah individu selalu berpersepsi buruk terhadap masalah yag dihadapi. Jika dilihat dari penyebab depresi sendiri memiliki beberapa faktor seperti halnya faktor heriditer dan genetic, faktor konstitusi, faktor kepribadian pramorbid, faktor fisik, faktor psikologi, faktor neurologi, faktor biokimia dalam tubuh, faktor keseimbangan elektrolit dan sebagainya. Tidak hanya itu saja depresi sendiri juga dapat terpicu karena trauma fisik seperti halnya mengali penyakit yang sulit untuk diterima, faktor psikis seperti halnya hilangnya harga diri, serta dapat terjadi karena adanya gangguan ikatan antara ibu dan anak (Iyus Yosep,2009).

Nah, dari faktor di atas ada banyak sekali penyebab terjadinya depresi. Jika kalian bertanya mengapa faktor fisik dapat menyebabkan depresi? Dilihat faktor fisik apa yang mengakibatkan depresi? Seperti halnya, seseorang yang mengalami cacat wajah karena kecelakaan, hal tersebut mengakibatkan ia menjadi depresi karena wajah  sendiri adalah hal yang kita jaga agar kita lebih percaya diri. Seandainya wajah yang kita banggakan mengalami kecacatan apakah kita tidak bersedih? Pasti kita bersedih apalagi sampai kita putus asa karena kita merasa bahwa kita sudah tidak berguna bahkan menjadi momok bagi keluarga. Jika masalah tersebut terus teradi tanpa adanya penanganan yang semesitinya akan dapat memicu adanya depresi pada individu. Akan tetapi jika segera ditangani dengan memberikan masukan-masukan serta motivasi agar tidak terlalu berkecipung pada masalah terebut dengan penyelesaiian yang dapat mendorong individu untuk terus maju kedepan.

DAFTAR PUSTAKA

    Yosep Iyus, S.Kep., M.Si., M.Sc dkk. 2009 Buku Ajar Keperawatan Jiwa dan Edvance Mental Health Nursing: Bandung. PT. Refika Aditama. ISBN 978-602-7948-30-3.

 

Nah itu adalah pendapat dari saya jika para reders ada yang ingin memberikan masukan dapat diterangkan pada kolom komentar.

Terimakasih.

 

 

Semoga bermanfaat aamiin.

Sahabat_Sehat

 

Komentar

  1. Masyaallah... Ini sangat membantu untuk lebih semangat dan lebih percaya diri lagi dalam menjalani hidup, terimakasih 🙏. Namun masih ada lagi yang harus dibenarkan dalam tulisan kata dan komanya. Lalu, bagaimana agar tidak depresi dalam faktor kepribadian premorbid dan neurologi ?

    Sekian dan terimakasih 🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GANGGUAN KEJIWAAN

GANGGUAN KEJIWAAN